Selasa, 06 November 2012

keunggulan dan kelemahan asesmen on-line dari sisi siswa,orang tua,guru,mayarakat dan pemerintah


KELOMPOK  5A2:
[ DIANA RIASARI                            (1010251026)
[ NUR WAHDATIN AIDIYAH        (1010251028)
[ FRISKA HUSNUL A.N                   (1010251030)
[ ANA TRIYANA                               (1210251065)
Sebagai pengajar, perlu memiliki kekreatifan untuk menyampaikan segala materi yang sesuai dengan tingkatana kemapuan peserta didik. Sehingga perlu adanya inovasi. Seiring dengan perkembangan zaman, maka seorang pendidik di tuntut untuk kompetatif dalam menjalankan kewajibannya. Mulai dari merancang mayeri hingga berujung pada metode penilaiannya.
Ada banyak metode penilaian yang dapat dikembangkan dan di jalankan oleh pendidik saat ini. Namun, karena dituntut zaman yang serba praktis saat ini. Pendidik mulai ditawarkan dengan berbagai metode berjajaring internet. Termasuk yang kita kenal dengan Assesmen Online.
Assesmen online itu sendiri merupakan salah satu metode penilaian yang di lakukan secara online. Pada dasarnya assesmen online merupakan metode yang dikenal praktis dan mudah digunakan. Secara teoritis. Dapat dipahami bahwa setiap metode pasti memiliki keunggulan dan kekurangan. Sehingga, ada beberapa hal yang kita bahas dalam artikel kali ini mengenai hal tersebut. Terutama dalam sisi  bagi siswa, guru, lembaga (sekolah), dan orangtua siswa. Juga bagi masyarakat akademik, dan Pemerintah.

Online assessment merupakan penilaian yang dilakukan secara cepat dan akurat, dan dilakukan secara online
Berikut hasil diskusi yang telah dilakukan oleh kelompok, yang menjelaskan secara rinci tentang berbagai aspek kelebihan dan kekurangan online Assesment dari berbagai segi:
Ø  keunggulan online assessment dari sisi siswa:
hasi penilaian akurat (objektif)
penilaian online memberikan hasil yang objektif sesuai dengan kriteria yang diinginkan guru dan siswa tentunya
-          meningkatkan motivasi siswa
Motivasi adalah motif atau dorongan yang dimiliki oleh seseorang  dalam melakukan tindakan. Hal ini menegaskan bahwa motivasi adalah satu faktor penting untuk keberhasilan seseorang dalam melakukan suatu tindakan, termasuk dalam penilaian di sekolah. Motivasi ini mutlak di miliki oleh seorang siswa demi keberhasilannya dalam belajar. Motivasi ada dua macam yaitu moivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik adalah motivasi yang muncul dari dalam diri, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang muncul dari luar, yaitu termasuk penilaian yang diberikan seorang guru. Salah satu upaya dalam memberikan motivasi belajar pada siswa adalah pemberian nilai secara objektif, sering kali kita mungkin menemukan beberapa siswa yang komplin kepada guru karena ternayata nilai yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan padahal mereka sangat yakin selama ini sudah melakukan yang terbaik dan berusaha melakukan belajar secara benar. Jika hal ini terjadi biasanya minat dan motivasi belajar siswa bisa menurun yang akhirnya berdampak pada prestasi belajarnya. Penilaian secara online secara tidak langsung dapat memotivasi belajar seorang siswa karena hasil dari penilaian online objektif.

mendorong siswa untuk belajar lebih mendalam
siswa akan lebih tertantang dalam belajar lebih mendalam sebab penilaian online menjadi motivasi tersendiri dan memberikan warna lain dalam proses pembelajaran siswa
Ø  kelemahan online assessment dari sisi siswa:
perbedaan latar belakang sosial siswa yang berpengaruh pada penilaian
siswa dalam satu kelas memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Tidak semua siswa memiliki kesempatan belajar di sekolah yang memiliki sarana prasarana lengkap seperti internet. Jadi bisa jadi ada beberapa siswa benar-benar tidak bisa mengikuti pembelajaran online karena kemampuan dasar yang tidak memadai yang berakibat penilaian online juga kurang akurat dalam kasus tertentu.

Ø  keunggulan online assessment dari sisi guru:
Minggu 26 Jun 2011 09:27 AM Alim Sumarno, M.Pd
1.      Guru dapat  mengetahui tingkat pencapaian kompetensi selama dan setelah proses belajar berlangsung
2.      Untuk memeberikan umpan balik kepada peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahannya dalam proses pencapaian kompetensi
3.      Guru  memantau kemajuan dan mendiagnosis kesulitan belajar  yang dialami peserta didik  sehingga dapat melakukan pengayaaan dan remidial
4.      Untuk umpan balik guru dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegitan dan sumber belajar yang digunakan
5.      Untuk memberikan alternatif penilian kepada guru
6.      Guru dapat memberikan informasi kepada orang tua dan komite sekolah tentang efektivitas pendidikan


TujuanAsesmen
Menurut Robb
  • Guru dapat menyaring dan mengidentifikasi anak
  • Guru dapat membuat keputusan tentang penempatan anak
  • Guru dapat  merancang individualisasi pendidikan
  • Guru Untuk memonitor kemajuan anak secara individu
  • Guru mampu mengevaluasi kefektifan program.
meningkatkan keahlian guru
meringankan guru dalam proses penilaian
proses penilaian secara online membuat tugas guru lebih ringan daripada penilaian manual yang juga membutuhkan waktu yang relatif lebih lama.

Ø  kelemahan online assessment dari sisi guru:
1)      Butuh ketrampilan lebih untuk dapat melakukan asesmen kepada siswa
2)      Guru membutuhkan kemampuan TI untuk dapat melakukan asesmen
3)      Guru tidak dapat melihat secara langsung kegiatan siswa.
4)      Adanya unsure subjektifitas dalam penskoran
5)      Guru merasa kurang percaya terhadap kemampuan siswa sebab guru tidak dapat mengetahui ketrampilan siswa secara langsung


Menurut Sumardi & Sunaryo (2006)
  • Memperoleh data yang relevan, objektif, akurat dan komprehensif tentang kondisi anak saat ini
  • Mengetahui profil anak secara utuh terutama permasalahan dan hambatan belajar yang dihadapi, potensi yang dimiliki, kebutuhan-kebutuhan khususnya, serta daya dukung lingkungan yang dibutuhkan anak
  • Menentukan layanan yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan khususnya dan memonitor kemampuannya.
Menurut Salvia dan Yesseldyke seperti dikutif Lerner (1988: 54)
Asesmen dilakukan untuk lima keperluan yaitu :
  • Penyaringan (screening)
  • Pengalihtanganan (referal)
  • Klasifikasi (classification)
  • Perencanaan Pembelajaran (instructional planning)
  • Pemantauan kemjuan belajar anak (monitoring pupil progress)
Berdasarkan hasil kajian dari teori-teori diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa :
“Asesmen dilakukan untuk mengetahui keadaan anak pada saat tertentu (Waktu dilakukan asesmen) baik potensi-potensinya maupun kelemahan-kelemahan yang dimiliki anak sebagai bahan untuk menyusun suatu program pembelajaran sehingga dapat melakukan layanan / intervensi secara tepat.
  • Ruang Lingkup
  • Motorik
  • Kognitif
  • Emosi
  • Perilaku adaptif
  • Bahasa
Ø  keunggulan online assessment dari sisi lembaga(sekolah):
Kelebihan dan kekurangan assesmen online dari segi kelembagaan (sekolah)
Lembaga merupakan suatu tempat perkumpulan untuk mewujudkan cita-cita bersama, sehingga dalam suatu tindakan yang dilakukan oleh lembaga (sekolah) hanya semata-mata dimanfaatkan untuk mewujudkan harapan bersama. Suatu lembaga akan terus melakukan berbaikan untuk kemajuan bersama. Sehingga, salah satu caranya adalah dengan melukan sebuah sistem yaitu assesmen online (sistem penilaian online).
Assesmen online sendiri tidak sepenuhnya memiliki kesalahan, bahkan sistem ini sangat urgen guna untuk membantu terlaksanaya sistem yang diharapkan dalam lembaga. Sehingga assesmen online dalam lembaga memiliki kelebihan-kelebihan yang membuat sistem ini harus dijalankan. Kelebihan tersebut antara lain:
Ø  Membantu insitusi sekolah dalam melakukan proses penilaian berbasis online untuk menentukan keberhasilan belajar siswa.
Penggunaan penialaian dengan bantuan perangkat Tekhnologi informatika tentunya dapat menarik minat belajar siswa, sehingga program yang dimiliki lembaga dapat menarik minat belajar siswa dalam sekolah tersebut.
Ø  Lebih efisien dalam menyelesaikan penilaian yang dilakukan oleh lembaga
Biasanya dalam melakuakan rekap suatu data guru harus meluangkan waktu untuk melakukan peninjauan dan mempublikasikannya, namun dengan menggunakan sisten online, guru dapat langsung melibatkan siswa sehingga lebih evisien waktu.
Ø  Dengan adanya sistem ini dilakukan efisiensi terutama waktu, biaya dan tenaga kerja,
informasi yang disajikan cepat dan akurat.
jika sebuah konektifitas lancar maka sistem ini sangat menguntungkan pihak lembaga. Karena waktu tidak terlalu lama dalam penilaian, biaya dan tenaga kerja cukup ringan. Karena tinggal menjalankan sistem yang ada. Pembekakan dana operasional hanya diawal.
Ø  mudah dioperasikan dan menyesuaikan dengan dinamika perubahan
setelah mempelajari dari para ahli, sistem ini mudah diaplikasikan kembali. Dan dapat mengikuti perogram-program IT yang ada pada sekolah-sekolah atau lembaga-lembaga yang lainnya.
Ø  memanfaatkan dan mengolah lebih lanjut berbagai data atau informasi
sistem yang ada dalam lembaga terus memiliki keberlanjutkan dan tertransformasi dengan baik, sehingga lembaga tidak perlu bersusah payah mengulang langkah awal dalam mengola sistem yang ada.
Ø  materi serta dokumen yang sebagian besar sudah dikembangkan dan tersedia
Ø  mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan instasi
dapat diketahui dengan cepat kekatan dan kelemahan instansi dalam melakukan penilaian.
Ø  meningakatkan kinerja instansi, melibatkan para pegawai dalam meningkatkan kinerja instansi, meningkatkan motivasi dan kepekaan pegawai.

kelemahan online assessment dari sisi lembaga (sekolah):
Namun dalam setiap sistem yang ada pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Dan dalam assesmen online dari segi kelembagaan itu sendiri memiliki kekurangan antara lain:
Ø  berbasis software sehingga memerlukan biaya yang sangat mahal, dan hal ini membuat sekolah berfikir ulang untuk menggunkan sistem penilaian online.
Dalam tahap awal pastinya lembaga perlu mempersiapkan hal yang paling mendasar untuk menjalankan sistem yang ada, seperti pembuatan software yang digunakan untuk menjalankansistem. Bahkan perlu menyediakan para ahli untuk mengaplikasikan sistem tersebut. Para ahli yang berkompeten tersebut tentunya perlu adanya suatu imbalan. Dan hal ini akan mengurangi diposit dana yang ada dalam lembaga tersebut.
Ø  Sekolah menyediakan tempat ekstra dan komputer untuk keberlangsungan program assesmen online serta menyediakan tenaga ahli dibidangnya.
Setelah menyediakan tekhnisi, selanjutnya sekolah harus menyediakan tempat dan perangkat yang mendukung sperti komputer. Dan hal ii dibutuhkan biaya yang sangat mahal.
Ø  Nilai hanya bisa diaskes hanya dalam lingkungan lembaga atau sekolah tersebut.
Biasanya dalam tahap awal, sistem yang diterapkan hanya bisa diaskes hanya dalam lembaga tersebut. Dan masih belum tersebar luas karena jangkau yang terbatas, sehingga menimbulkan kejenuhan bagi para pengguna karena tidak ada bedanya menunggu hasil penilaian dari guru atau dengan mengaskes menggunakan online. Dan akhirnya menciptakan kejenuhan.
Ø  Informasi yang dikeluarkan kurang cepat dan akurat
Koneksi dalam setiap wilayah tidak sama, tergantung cuaca dan jalur askes lancar atau tidaknya area sekitar. Dan hal ini dapat menghambat informasi yang seharusnya telah didapat oleh sekolah, namun kini harus tertunda. Dan akhirnya menimbulkan kecemasan dalam lembaga karena info yang dikeluarkan oleh lembaga selalu lewat dateline. Dikarenakan koneksi. Serta data yang dikeluarkan kurang akurat, karena sebagian siswa telah mendengar dari bebrapa guru.

Ø  keunggulan online assessment dari sisi orangtua siswa:
kebanyakan orang tua siswa lebih bersifat acuh terhadap anaknya, tetapi banyak pula orang tua yang membuat anaknya harus diatas rata – rata. Sebaiknya orang tua memperhatikan anaknya supaya mereka dapat mengontrol materi – materi yang dipelajari disekolah . asesmen membantu siswa untuk mengerjakan soal – soal dengan menggunakan computer yang terhubung dengan wi-fi atau internet. Orang tua dapat memantau penggunaan internet untuk mengerjakan soal secara on – line  dirumah sehingga orang tua dapat mengetahui perkembangan hasil belajar anaknya di rumah. Dan juga orang tua dapat mengotrol kegiatan – kegiatan anaknya dirumah sehingga kegunaan internet dalam rumah akann lebih efektif dan waktu luang yang adaa dirumah tidak akan terbuang dengan sia – sia
1.      motivasi
diarahkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui upaya pemahaman akan kekuatan dan kelemahan yang dimilki baik oleh guru maupun siswa
2.      validitas
penilaian diarahkan bukan semata – semata untuk melengkapi syarat adminitratif saja , akan tetapi diarahkan untuk memperoleh informasi tentang tercapainya kompetensi seperti yang terumuskan ndalam kurikulum
3.      adil
setiap siswa memiliki kesemapatan yang sama dalam proses pembelajaran tanpa memadang perbedaan sosial ekonomi , latar belakang budaya dan kemampuan
4.      terbuka
alat penilaian yang baik adalah alat penilaian yang dipahami baik oleh penilai maupun oleh yang dinilai . siswa perlu memahami jenis atau prosedur penilaian yang akan dilakukan beserta kriteria penilaian.
5.      Berkesinambungan
Penilaian bersifat kelas  pada hakekatnya harus tersusun dan terarah , sehingga hasilnya benar – benar memberikan makna kepada semua pihak khususnya kepada itu sendiri
6.      Menyeluruh
Kurikulum berbasis kompetensi diarahkan untuk perkembangan siswa secara utuh baik perkembangan kognitif, afektif maupun psikomotorik
7.      Edukatif
Hasil penilaian berbasis kelas tidak semata – mata diarahkan untuk memperoleh gambaran kemampuak siswa dalam pencapaian kompetensi melalui angka yang diperoleh
Ø  kelemahan online assessment dari sisi orang tua siswa:
orang tua harus menyisihkan waktu untuk memantau perklembangan anak dan orang tua juga harus lebih memantau kegunaa internet dirumah sehingga kegunaan internet didalam rumah akan  lebih efektif
orang tua setidaknya dapat\memfasilitasi kebutuhan – kebutuhan anaknya untuk memilki laptop/computer dan jaringan internet sehingga mau tidak mau orang tua haris menyisihkan anggaran rumah untuk memenuhi kebutuhan anak yang sebagian orang mengaggap itu kebutuhan besar bagi kalangan menengah kebawah


Ø  keunggulan online assessment dari sisi masyarakat akademik:
keunggulan penilaian secara online dari sisi masyarakat akademik adalah
1.      Mengurangi biaya jangka panjang
2.      Memberikan umpan balik kepada pengguna di tempat seperti nilai atau lulusan
3.      Menyediakan fleksibilitas dalam hal timing dan lokasi sebagai dilakukan melalui internet
4.      Mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dalam hal membuat kesalahan menandai sebagai tanda kemampuan mesin jauh lebih dapat diandalkan dan kesalahan kurang dari kemampuan manusia menandai
5.      sangat kurang fisik ruang Relatif diperlukan - jutaan lembar jawaban disimpan pada disk data pada server yang dibutuhkan ruang kurang fisik dari kertas lembar jawaban
6.      Penggunaan multimedia yang membuat gaya tes yang lebih interaktif seperti menggunakan flash, video dan gambar membuat pertanyaan-pertanyaan lebih dimengerti
Ø  kelemahan online assessment dari sisi masyarakat akademik:
kurangnya kesiapan masyarakat akademik untuk menghadapi majunya zaman sehingga tenaga sumberdaya yang dibutuhkan lebih sedikit, hanya pelaku akademik yang aktif dan kompetitif lah yang bisa maju terus untuk mengikuti pembelajaran e learning

Ø  keunggulan online assessment dari sisi pemerintah:
1.      Anggaran dana yang dikeluarkan lebih hemat
Penilaian secara online memberikan kontribusi besar untuk pemerintah sebab anggaran untuk penilaian online jelas lebih sedikit daripada penilaian tradisional, menghemat baik jumlah uang yang dibelanjakan untuk menggunakan tes, merancang dan mencetak jutaan kertas tes, ini berarti penilaian secara online lebih ekonomis.
2.      Membutuhkan waktu yang singkat
Penilaian secara online memberikan waktu yang cukup singkat daripada penilaian tradisional sehingga membutuhkan tenaga yang tidak banyak karena basis yang digunakan adalah komputer dan internet

kelemahan online assessment dari sisi pemerintah:
bukan tidak mungkin karna dengan adanya assessment on – line membutuhkan fasilitas – fasilitas yang pendukung sehingga sekolah – sekolah meminta biaya operasioanal yang lebih tinggi lagi bukan tidak mungkin jika semua sekolah di Indonesia mengajukan dana untuk pembelian laptop/ computer dan pemasangan wi – fi dan pembayaran jaringan internet setiap bulannya,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar